Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: Flazingo Photos

Menjadi bagian dari HR atau tim SDM bukanlah tugas yang mudah, apalagi menjadi seorang rekruter. Zaman sekarang, besarnya perbandingan pelamar kerja dan lowongan yang terbuka menjadikan proses rekrutmen sangat melelahkan.

Banyaknya pelamar *desperate* yang asal nge-*blast* CV ke banyak perusahaan semakin membuat pencarian kandidat yang tepat menjadi mustahil. Jika kamu bekerja di perusahaan menengah ke atas, 1 lowongan saja bisa mendatangkan puluhan atau bahkan ratusan CV!

Bayangkan proses wawancara, seleksi, tes, dan pertemuan yang harus kamu jalani. Down sedikit saja dan nggak fokus bisa membuatmu melewatkan kandidat yang oke.

Jangan khawatir, ada beberapa tips yang bisa membuat proses tersebut menjadi lebih efisien. Buat kamu yang belum tahu, kamu bisa loh mencari 8 petanda buruk calon kandidat bahkan sebelum dia datang wawancara!

1. CV yang nggak kece

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: [buyalex]

Dari mana kamu bisa memperoleh informasi dari seorang calon kandidat sebelum ia hadir wawancara? Tentu saja dari CV dan resumenya!

Pertama, yang bisa kamu temukan adalah info data diri, jenjang studi, dan pengalaman karir. Bila ada poin yang nggak cocok dengan persyaratan yang sudah kamu terakan di pengumuman lowongan, maka langsung saja lepaskan.

Ini berarti ia tidak memperhatikan apa yang kamu sampaikan di pengumuman. Di minta usia 25-30, namun dianya berusia 23 atau bahkan 40an. Apalagi yang sampai salah *gender*. Keterlaluan!

Bila ia lolos persyaratan, lihat lagi tata bahasa CV-nya, letak gambar, penggunaan *font*, dan ‘niat’-nya ia menyiapkan resume tersebut. Kalau hanya selembar, gambar pecah, memakai *font* comic sans, dan bahasanya amburadul, silahkan dilewatkan.

Bila ia lewat tahapan resume/CV, kamu bisa mengundangnya untuk wawancara. Disarankan untuk melakukannya dengan telepon, karena mungkin ini kandidat yang ingin kamu cari.

2. Nggak antusias sama sekali

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: Arooma

Sebetulnya, menelepon merupakan cara lain untuk mengetahui bahwa apakah calon kandidatmu oke untuk diajak wawancara.

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah nada dan antusiasmenya. Apakah ia responsif? Apakah ia menyambutmu di telepon dengan nada yang *excited* atau biasa saja?

Bagaimana pula ketika kamu mencoba menentukan jadwal? Dia *okay-okay* saja, atau malah mengatakan nggak bisa untuk semua tawaranmu?

Ada banyak sekali cara seseorang menunjukkan bahwa ia tidak tertarik. Kamulah yang perlu menilainya.

3. Menunda-nunda jadwal yang sudah disepakati

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: Department of Foreign Affairs and Trade

Akhirnya kamu menentukan tanggal untuk bertemu dengannya. Tiga harisebelum tanggal bertemu, tiba-tiba datang SMS yang mengatakan ia tidak bisa datang (tanpa alasan) dan ingin *re-schedule*.

Karena kamunya baik dan tidak ingin melewatkan kandidat yang oke, kamu memberikannya kesempatan. Namun sayang sekali, 24 jam sebelum jadwal wawancara, kamu mendapatkan pesan Whatsapp darinya untuk meminta unduran jadwal.

Di sinilah dilemamu. Coba cari tahu alasan dari dirinya. Bila ia tetap misterius dan menunjukkan sikap acuh tidak acuh, maka lewatkan saja. Tidak meminta maaf dan tidak *re-schedule* menggunakan telepon saja sudah parah banget.

4. Kecenderungan berbohong

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: jackmac34

Kamu bisa memperhatikan dan melakukan tinjauan ulang terhadap apa yang sedang ia katakan dari waktu ke waktu. Apakah *resume*, ucapan di telepon, dan alasan yang diberikan menunjukkan kebohongan?

Misalnya, bila ia sering terbata-bata dalam merangkai kata-kata ketika ditanya hal-hal sederhana seperti alasan *re-schedule*, mungkin saja ia berbohong.

Kamu bisa coba singgung beberapa hal yang dicantumkan dalam *resume*-nya. Misalnya, mengenai pekerjaan sebelumnya, tugas yang pernah dilakukan, dan alasan melamar.

5. Tidak siap buat apa-apa

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: mintchipdesigns

 

Ketika menelepon untuk pertama kalinya, kamu bisa menguji calon kandidat akan pengetahuannya terhadap perusahaan. Bila ia benar-benar niat melamar, maka ia akan mempelajari dulu beberapa hal mendasar tentang perusahaanmu.

Nama perusahaan, apa yang dilakukan, posisi apa yang dilamar, jangkauan operasi merupakan beberapa hal yang harus diketahui sebelum melamar. Bila ia tidak tahu dan terbata-bata menjawabnya, *it’s a no*!

6. Tidak pandai berkomunikasi

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: [Fiskot]

Satu hal lagi yang cukup menyebalkan dari kandidat adalah kemampuannya yang terbatas untuk menjawab. Kita tidak tahu apakah calon kandidat ini kurang niat, kurang persiapan, pemalu, atau memiliki masalah lain.

Yang jelas, ketika ditanya, jawabannya seperti pacar yang lagi ngambek: singkat, padat, namun tidak jelas. Ditanya apakah tahu tentang perusahaan, jawabannya cuma “ya”.

Diminta mengelaborasi diri, ia malah kebingungan. Ditanya alasan melamar, jawabannya hanya satu: “menambah pengalaman”.

7. Ketepatan waktu

Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara
Kenali 7 Petanda Buruk Calon Kandidatmu Sebelum Wawancara

Sumber: [webandi]

 

Setelah kalian akhirnya menentukan jadwal, satu tanda buruk lagi yang bisa kamu temukan dari calon kandidat sebelum wawancara adalah ketepatan waktunya.

Ketika ia sedang diminta mengikuti tes, apakah ia datang tepat waktu, lebih awal, atau telat? Apakah alasannya meyakinkan bagi kamu?

Seberapa sering ini terjadi? Ketika ia diminta wawancara pertama kali, apakah ia juga telat? Ketepatan waktu itu bisa memprediksi disiplin di masa depan loh!

Bagaimana? Pasti hemat waktu banget dong, kamu bisa mendeteksi potensi calon kandidat yang tidak oke dari awal. Dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu bisa menghemat lebih banyak energi dan fokus pada kandidat yang benar-benar cocok!

Apakah 7 tips di atas berguna bagi kamu? Jika bermanfaat dan memudahkan kehidupan HR-mu, kamu perlu banget membaca tips-tips berguna lainnya di Rob’s Job!

 

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer