Ini 5 Pertanda Kandidat Anda Tidak Layak Dipertimbangkan

Setelah berjam-jam menyaring CV, mengadakan interview, sampai pada akhirnya menemukan kandidat yang tampak sempurna, eh, tahu-tahunya nggak sesuai harapan. Sounds familiar?

Ya, menentukan calon karyawan yang tepat memang bukan proses yang gampang. Selain menguras waktu dan energi, merekrut kandidat yang salah malah akan mengganggu tim, dan pada akhirnya justru merugikan perusahaan!

Memang, zaman sekarang sudah banyak platform yang mempermudah para recruiter untuk memburu calon-calon karyawan potensial seperti LinkedIn dan Rob’s Job. Tapi, jangan sampai x tanda berikut luput dari perhatian kamu.

  1. Kurangnya usaha dan persiapan

Perhatikan CV maupun informasi-informasi lain yang disediakan oleh kandidat kamu. Apabila CV tampak nggak profesional dan ada kecerobohan umum seperti typo, itu indikasi bahwa calon kamu kurang serius dalam mencari kerja!

Belum lagi saat tahap interview. Apabila dia nggak bisa jawab hal-hal sederhana yang umum ditanyakan, ketahuan banget kalau dia nggak punya persiapan yang baik!

Kurangnya usaha dan persiapan adalah tanda bahwa seseorang kurang peduli dan nggak mau repot. Kalau sudah begini sih, kita juga nggak mau repot kan?

  1. Hobi Terlambat

Ciri yang satu ini sudah nggak bisa ditawar lagi. Kalau sebelum mulai bekerja saja sudah sering terlambat, apalagi setelah diterima?

Kemacetan yang sering muncul di daerah perkotaan memang nggak bisa ditebak. Namun, seorang kandidat yang baik sudah sepantasnya mengeluarkan usaha ekstra untuk selalu tepat waktu, terlebih lagi pada interview awal.

Kalau calon karyawan kamu nggak mampu memberikan alasan yang masuk akal ketika datang terlambat, mending langsung hubungi calon selanjutnya, deh!

  1. Informasi Yang Tidak Jelas

 

Saat kamu bertanya, jawabannya hanya sepatah-sepatah. Itu pun kalau jawabannya jelas.

Kurangnya kejelasan saat menyampaikan jawaban menandakan bahwa ada yang ditutup-tutupi oleh si kandidat. Untuk yang seperti ini, coba lakukan tes-tes simpel untuk menguji keahlian yang telah dia sebutkan sebelumnya di CV dan ketika interview.

Kebalikannya juga berlaku lho! Hati-hati ketika ada calon yang sangat lancar ketika menjawab pertanyaan, tapi ketika diperhatikan ternyata jawabannya malah nggak bermutu.

  1. Profil sosial media yang buruk

Nggak usah ragu untuk mengecek profil calon yang potensial melalui media sosial umum, seperti Facebook dan Twitter. Terkadang, profil sosial media justru dapat mengungkapkan hal-hal yang nggak terduga!

Apabila si kandidat sering sharing konten-konten yang kurang pantas atau yang membuat kamu kurang nyaman, ada baiknya untuk mempertimbangkan hal tersebut sebelum memproses dia lebih lanjut.

Coba bayangkan apabila suatu saat dia men-share hal-hal yang mengandung informasi sensitif milik perusahaan, mengerikan bukan?

  1. Kurang bersemangat

 

Sebagai recruiter, tentu kita menginginkan karyawan yang semangatnya nggak cuma karena ingin mendapatkan pekerjaan baru, tetapi juga karena memang benar-benar menginginkan posisi pekerjaan tersebut.

Salah satu cara mendeteksi tanda yang satu ini adalah dengan melihat respon yang diberikan oleh sang calon ketika sedang berkomunikasi. Apakah dia nggak sabaran untuk terjun ke dalam pekerjaannya? Atau dia hanya cuek saja?

Kalau dia hanya bekerja tanpa adanya motivasi yang tinggi, bisa-bisa moral tim kamu malah terganggu!

  1. Menjelekkan tempat kerja sebelumnya

 

Kalau dia bisa menjelek-jelekkan mantan bos atau tempat dia kerja sebelumnya, sudah pasti dia akan melakukan hal yang sama lagi nantinya.

Terlepas dari benar salahnya ucapan dia, seorang pekerja yang profesional nggak sepantasnya mengumbar-umbar kejelekan perusahaan tempat dia pernah bekerja.

Sebagai tambahan, jangan lupa untuk mengecek apabila calon sering gonta-ganti pekerjaan tanpa adanya alasan yang jelas, karena ini mengindikasikan ada yang nggak beres dengan calon tersebut.

Meskipun awalnya tampak wajar, tapi ternyata tanda-tanda di atas malah dapat mengungkapkan banyak informasi penting dari calon yang sedang kamu pertimbangkan. Menarik bukan?

Intinya, walaupun kamu telah menggunakan aplikasi pencari calon karyawan seperti Rob’s Job, seorang recruiter tetap harus jeli dalam mendeteksi red flags atau pertanda bahaya dari para calon yang awalnya tampak potensial!

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer