Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja: Kepribadian Ataukah Keterampilan?

Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan
Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan

Sumber: Divertone

Dari total 127.8 juta tenaga kerja di Indonesia, 7 juta di antaranya masih berstatus menganggur. Uniknya, banyak posisi-posisi di perusahaan juga masih kosong dan tak jarang HRD perusahaan mengeluhkan sulitnya mencari kandidat yang tepat. Mengapa bisa begitu?

Layaknya pencari kerja yang sulit mencari pekerjaan, perusahaan juga mengalami kesulitan mencari karyawan yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhannya. Perusahaan harus bekerja keras memilih sejumlah kecil dari ribuan pelamar yang masuk.

Tentunya harapan perusahaan adalah untuk mendapatkan kandidat tepat yang sesuai dengan lingkungan kerja dan dapat mengasilkan performa sesuai harapan. Tetapi, tidak jarang perusahan harus merasa kecewa dengan kandidat yang sudah terpilih.

Survey dari Mercer Talent Consulting & Information Solution menyebutkan bahwa tingkat turnover talent pada tahun 2015 mencapai tingkat 8,4% dengan angka tertinggi pada sektor perbankan yakni 16%. Jadi, bagaimana sebaiknya memilih kandidat yang tepat? Aspek keterampilan atau kepribadian yang harus lebih dipertimbangkan?

  1. Kepribadian, kunci kecocokan budaya perusahaan
Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan
Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan

Sumber: Qerja

Budaya merupakan elemen penting yang mempersatukan organisasi. Budaya ini dapat tercermin dari nilai, visi, misi perusahaan, serta praktik sehari-hari dari karyawan perusahaan. Menurut Society for Human Resource Management, upaya untuk menggantikan pegawai yang berhenti dapat memakan biaya hingga 50-60% gaji tahunan karyawan.

Maka dari itu, dalam proses rekrutmen, kecocokan budaya kandidat dengan perusahaan adalah hal yang sangat penting diperhatikan. Beberapa perusahaan bahkan memprioritaskan tes perilaku kerja dalam proses recruitment agar mendapatkan kandidat yang bisa merasa nyaman dengan budaya kerja di perusahaan.

Dalam mengetahui kecocokan nilai, ada banyak cara yang dilakukan perusahaan. Beberapa perusahaan bahkan mengakomodasi calon kandidat untuk melihat langsung kondisi pekerjaan dan mengenalkan calon rekan kerja kandidat. Dengan demikian, calon karyawan tidak akan kaget ketika masuk ke lingkungan kerja dan memutuskan untuk berhenti karena tidak cocok.

  1. Keterampilan selalu dapat diasah
Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan
Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan

Sumber: Ethos

“Hampir semua keterampilan dapat dipelajari, tapi merupakan hal sulit jika melatih seseorang untuk mengubah sikapnya.” ucap Richard Branson, CEO Virgin Air.

Jangan risaukan kandidat yang kurang berpengalaman. Jika kandidat tersebut memiliki kepribadian yang menarik dan sudah sesuai dengan budaya perusahaan, mengapa tidak mencoba memberinya kesempatan?

Lagipula, perusahaan yang tengah berkembang pesat seringkali menyebabkan kebutuhan posisi yang terus berubah. Daripada mencari orang baru setiap kali terdapat perubahan, lebih baik mencari satu orang yang cocok dengan kebudayaan perusahaan dan dapat mengembangkan keahliannya untuk memenuhi sejumlah kebutuhan.

  1. Karyawan sebagai aset dan wajah perusahaan
Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan
Manakah yang Lebih Penting dalam Memilih Kandidat Kerja Kepribadian Ataukah Keterampilan

Sumber: Startup Photo Stock

Sekali perusahaan menyatakan seorang kandidat sebagai bagian dari perusahaan, maka secara otomatis pula dia akan menjadi wajah perusahaan di mata khalayak. Bayangkan jika peran tersebut dipegang oleh seseorang yang memiliki tabiat buruk. Akankah citra baik perusahaan dapat terus dipertahankan?

Tidak hanya pada pelanggan, tabiat buruk juga berdampak pada sesama pekerja dan lingkungan kerja secara keseluruhan. Yang mana hal tersebut berlanjut pada ketidaknyamanan kerja dan penurunan motivasi. Alhasil produktivitas tim pun terganggu dan paling parahnya adalah pada tahap pengunduran diri.

Kepribadian dan keterampilan, dua hal yang sama-sama menjadi poin penting dalam meraih kesuksesan dalam dunia kerja. Meskipun kandidat tersebut memiliki keterampilan di atas rata-rata, namun jika selalu menimbulkan masalah dan keluhan karyawan lain, tentunya perusahaan juga akan merugi kan?

Bagi kamu yang ingin mengetahui lebih banyak tentang tips-tips di dunia kerja, masalah serta penangannya, kamu bisa belajar dari Rob’s Job. Rob’s Job merupakan aplikasi penyedia tips untuk bekerja dan mencari lowongan kerja. Sudah tersedia untuk iOS dan Android, lho! Tunggu apa lagi? Segera cari tahu lebih banyak di sini.

 

 

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer